SOLO Unik Bahasa dan Aksara

 Kontes Tulisan Tentang Solo



         Mendengar kota Solo, pikiran saya langsung tertuju pada bahasa. Bagaimana bisa? Teringat belasan tahun yang lalu saya ditegur oleh guru SMP Negeri di Solo, ketika saya memanggil beliau “Kowe”. Saya berfikir saya tidak salah, karena kata “kowe” itu juga termasuk bahasa Jawa yang artinya “kamu”. Karena takut ditegur lagi, saya mengganti kata “kowe” dengan menggunakan kata “panjenengan” ketika mengobrol dengan teman – teman sebaya. Sayapun ditegur lagi. Haduuhh. Saya bingung harus memanggil apa  :( . Sangat memalukan.

      Setelah diajari, saya baru ngeh. Ternyata penggunaan bahasa “kowe” dan “panjenengan” yang artinya sama yaitu “kamu”, mempunyai konteks penggunaan yang berbeda. Hadeehh… saya harus banyak – banyak belajar bahasa supaya tidak keliru lagi. Maklum, di dalam keluarga kami terbiasa menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasi harian.

         Ya… memang begitulah bahasa Jawa di Solo. Bahasa di Solo itu unik dan sopan. Bayangkan, Solo yang merupakan salah satu kota yang berada di provinsi Jawa Tengah, mempunyai lebih dari satu bahasa Jawa. Bahasa keseharian yang digunakan masyarakat sehari – hari memang menggunakan bahasa Jawa. Akan tetapi, bahasa Jawa tersebut mempunyai cabang yang beragam. Ada dua bahasa Jawa yang digunakan keseharian, yakni bahasa Ngoko dan bahasa Krama. Bahasa Ngoko saja dibagi menjadi dua, yakni bahasa Ngoko Lugu dan Ngoko alus. Sedangkan bahasa Krama terbagi menjadi bahasa Krama Lugu, Krama Alus, dan Krama Inggil. Uniknya lagi, macam – macam bahasa itu harus disesuaikan lagi dalam penggunaannya. Ketika ada seorang anak yang akan berbicara kepada orang yang lebih tua dan dihormati dia harus menggunakan bahasa Krama dengan menggunakan Krama Inggil dengan penggunaan kosa kata yang sangat halus dan sangat sopan. Berbeda ketika anak tersebut berbicara dengan teman sebayanya, dia tidak perlu menggunakan bahasa Krama dan cukup hanya menggunakan bahasa Ngoko.

      Ketika kalian berada di Solo, kalian akan mendengar komunikasi masyarakat Solo dengan bahasa yang halus, bahasa yang sopan dan lemah lembut. Benar – benar bahasa yang menjadi ciri khas masyarakat Solo. Itu yang membuat saya tertarik untuk mempelajarinya dan betah untuk mendiami kota yang mempunyai slogan BERSERI (Bersih, Sehat, Rapi, Indah).
Selain bahasa, ada lagi yang unik dari kota Solo, yakni Aksara Jawa. Pernah kan ketika kalian berkunjung di Solo menemukan tulisan aneh yang berada di papan, gapura, plakat jalan atau dimanapun menggunakan sebuah aksara seperti ini :



suge=rwuh 



Bacanya : SUGENG RAWUH

Artinya   : SELAMAT DATANG

      Nah, itulah yang dinamakan aksara Jawa. Tidak hanya orang Korea, Cina, Jepang, Thailand dan sebagaian Negara lain yang mempunyai aksara unik – unik yang digunakan sebagai bahasa tulis. Di Indonesiapun tepatnya di Solo, Jawa Tengah, juga mempunyai aksara unik semacam itu. Hanya ada satu – satunya aksara Jawa terunik yang dimiliki bangsa Indonesia. Itulah aksara Jawa.

HURUF
AKSARA   JAWA
ha
a
na
n
ca
c
ra
r
ka
k
da
f
ta
t
sa
s
wa
w
la
l

      
        Aksara Jawa Nglegena

      
     Awalnya saya memang kesulitan ketika mempelajari aksara Jawa. Harus membuka catatan berkali – kali supaya bisa membaca aksara tersebut. Akan tetapi, ketertarikan saya untuk mendalami dan mempelajari aksara Jawa membuat kesulitan tersebut sirna. Meskipun belum terlalu lancar, saya bisa membaca tulisan – tulisan aksara Jawa yang terdapat di naskah teks – teks kuno ketika berkunjung ke museum Radya Pustaka ketika melakukan penelitian naskah – naskah Jawa. Aksara Jawa tersebut baik yang tersirat maupun tersurat, banyak mengandung arti dan filosofis yang begitu luhur untuk dijadikan pelajaran.

        Tak heran, hanya karena bahasa dan aksara Jawa, benyak orang manca dan orang luar Jawa yang tertarik mempelajari, terutama saya pribadi. Benar – benar sangat unik dan menarik untuk dipelajari. Aset budaya bangsa yang harus dijaga kelestariannya.

        Suatu saat nanti, ketika saya bisa menjadi duta budaya sesuai dengan cita-citaku selama ini, saya akan mengenalkan bahasa dan aksara Jawa ini kepada dunia luar. Saya akan mengajarkan bahasa tersebut kepada khalayak luas. Saya ingin mereka mengenal dan mempelajarinya.

Solo… The Spirit of Java.

Saya benar – benar bangga menjadi penduduk di SOLO.

I LOVE U SOLO


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

rahayu setianingsih mengatakan...

Mbak boleh saya mau meng copy boleh ngak?

By :

By :

AVRIL Lavigne - My Happy Ending